Sekarang pukul 19:07, dan saya masih di lab akustik Teknik Fisika ITB.
Bukan hal yang luar biasa sih, mengingat ini belum larut malam dan ini masih dalam weekdays. Tapi hal ini cukup luar biasa untuk saya yang selama dua tahun terakhir ini biasanya pulang dibawah pukul 18:00. Dua tahun pertama di dunia perkuliahan memang saya biasanya masih suka pulang malam, entah itu karena unit maupun acara kepanitiaan.
Nah, tiga hari belakangan, saya mulai agak terbiasa pulang kampus diatas pk 20:00. Untuk apa? Seperti layaknya mahasiswa tingkat akhir lain, untuk dapat terbebas dari status "mahasiswa", saya mau tidak mau (maunya sih tidak mau) harus mengerjakan yang namanya tugas akhir.
Tugas akhir ini bukan berupa tugas biasa, melainkan kami harus melakukan penelitian. Lebih lanjut mengenai tugas akhir ada di paragraf selanjutnya, yang saya sadur dari file 'PANDUAN TF40Z1 TUGAS AKHIR' untuk Program Studi Teknik Fisika ITB:
Tugas Akhir (TA) sarjana S-1 adalah salah satu tugas akademik bagi mahasiswa untuk mencapai kelulusan sarjana. TA merupakan kegiatan penelitian atau kajian yang bertujuan sebagai sarana berlatih mahasiswa untuk menggunakan seluruh kemampuan yang telah diperoleh dari pelaksanaan kuliah di kelas sejak tahun pertama.Minggu ini (awal Mei 2013) adalah bulan terakhir perkuliahan semester delapan saya, dan juga merupakan batas akhir pengumpulan draft laporan tugas akhir untuk wisuda Juli 2013 (akhir Mei 2013).
Lalu, di bulan terakhir, bagaimanakah progress tugas akhir saya?
WOW
Kurang dari 10%.
*duduk melantai di pojokan* *sandarkan kepala di tembok*
Untuk mengetahui mengapa tugas akhir saya ini masih stuck di niat, saya pun berpikir keras. Dan satu-satunya alasan adalah:
Saya bingung.
Dan saya orangnya pemalas + deadliner.
Eh itu jadi tiga.
Ya pokoknya begitu, apalagi saya jarang bertemu dengan dosen pembimbing (tidak ada gunanya juga sih sering bertemu apabila saya tidak mengerjakannya) dikarenakan lab tempat saya berdiam tidak sama dengan lab tempat dosen berdiam yang lebih banyak dipenuhi oleh asisten akademik dan mahasiswa-mahasiswa pasca S2.
Jadi kronologisnya:
Bingung >> ketemu dosen tambah bingung >> makin bingung akan mengerjakan apa
Tapi akhir-akhir ini saya mendapatkan cara untuk menjadi tidak bingung lagi, yaitu mendekatkan diri ke bapak dosen dan para asisten akademik dan mahasiswa-mahasiswa pasca S2 di lab.
Alhamdulillah makin jelas jadinya.
Namun deadline pun juga semakin dekat. Dalam hati yang terdalam sih ingin lulus Juli seperti Rifqi Aufan tahun lalu. Malah sebenar-benarnya ingin lulus April kemarin, namun salah strategi sehingga gagal. Entah Juli ini bagaimana, huft.
Ah sebenarnya tadi saya mau menulis tentang desain saya yang gagal total, tapi malah cerita yang lain. Yasudahlah.
Juli ataupun tidak Juli, doakan saya yah :')
Ingin cepat kerjaaaaa.
It doesn't matter how slow you walk, as long as you don't stopKalau tidak salah kata-katanya begitu.
Ciao.
Have a nice day :)
Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire