samedi 20 février 2016

Om-om anak dua

Kontroversial kan judulnya? Haha...

Gara-gara kebanyakan ngolokin Bu Sen yg naksir om-om, ketulahan deh eiyke ikutan naksir om-om anak dua. lol.


lundi 15 février 2016

"One scary thing about one-sided feeling is not only realizing that it's only you who experience the sweetness and bitterness of the process, it's also realizing that it's not him/her that you adore, it's the illusion you made yourself in your very own mind."

samedi 13 février 2016

Bersyukur(lah!)

Males banget sama diri sendiri.

mercredi 10 février 2016

unfinished

Dan gak kerasa hampir dua tahun sudah berlalu semenjak terakhir kali ngobrol langsung tatap muka.

Kadang masih suka heran, bagaimana bisa seseorang berubah total seratus delapan puluh derajat semudah membalikkan telapak tangan. Seperti membalikkan badan untuk pergi, tanpa pernah menoleh ke belakang sekalipun. Lalu akhirnya, tinggal saya sendiri disini mencoba merangkai semua puzzle berisi beribu pertanyaan yang tidak akan pernah terjawab. "Siapa yang salah? Apa yang salah? Kenapa harus begini? Kenapa tidak bisa menjadi seperti yang lain? Selanjutnya harus bagaimana?" dan ratusan pertanyaan lain berkecamuk di pikiran, yang tidak akan pernah terjawab.

Lalu semua hal menjadi serba salah; ingin ikut membenci, namun saya tidak setega itu untuk melakukannya. Bahkan untuk sekedar menyapa atau bertanya kabar menjadi sesuatu yang tabu untuk dilakukan. "Mengapa?" lagi-lagi pertanyaan itu yang muncul.


2016.

Ingatkah? Mengenai cerita yang pernah saya utarakan beberapa tahun yang lalu, mengenai salah satu rencana masa depan. Ah mungkin saya terlalu delusional. Membayangkan rencana tersebut terwujud adalah sama seperti berharap seseorang tiba-tiba muncul di depan pintu layaknya lirik lagu If This Was A Movie-nya Mbak Tay.

Mungkin memang saya yang salah karena masih merasa membutuhkan. Padahal jika memang sudah tidak ada keperluan apa-apa lagi, pergi memang suatu hal yang mudah dilakukan. Mencari yang baru untuk membantu memulihkan luka juga tidak akan sesulit itu.



... namun bagaimana jadinya bila hati masih ingin menunggu, walaupun untuk sesuatu yang mungkin tidak pernah ditakdirkan untuk kembali?