mercredi 22 avril 2015

Tabungan

Beberapa waktu yang lalu gue lagi scrolling linimasa facebook, tiba-tiba kebaca suatu status teman yang baru curhat bahwa dia hampir kehilangan motor.

Jadi ceritanya dia lupa mencabut kunci dari motornya, bahkan mematikan mesinnya aja lupa, untungnya penjaga kosannya liat jadi dia ditegur. Nah di bagian komentar, ada temannya yang bilang kata-kata intinya gini "Wah berarti tabungan sedekah kamu masih banyak tuh."

Gue pernah mengalami hal yang sama, waktu itu gue main ke tempat teman namanya Nurul di jalan Bosscha di belakang Cipaganti. Kelar ketawa-ketiwi di kamarnya, kita beranjak buat makan siang. Tapi karena tempat makannya lumayan dekat sama kosannya Nurul, kita memutuskan untuk jalan kaki menuju kesana. Sebelum pergi, karena takut kehujanan gue memindahkan helm yang tadinya disangkutkan di jok motor jadi ke atas spion.

Lalu pergilah kami ke Cipaganti...

Ternyata iga bakar yang terkenal enak di Cipaganti baru buka pukul 5 sore sedangkan kami sampai disana pukul 4 kurang. Namun menurut informasi bapak-bapak yang nangkring disana, di Ciwalk ada juga cabang iga bakar tersebut. Beranjaklah kami kesana.

Sampai di Ciwalk, setelah berputar-putar mencari iga bakar tersebut (yang ternyata ada di D'Kiosk) dan memesan makanan, tiba-tiba gue mendapat intuisi untuk mengecek tas. Setelah meraba-raba isi tas beberapa saat, gue tidak menemukan kunci motor disana. Panik, gue mencoba mengingat-ingat sebelumnya gue udah kemana aja. Lalu gue pergi dari resto tersebut buat menelusuri jejakmu langkah kaki gue sebelum ke resto tadi kemana aja. Karena nggak ketemu, akhirnya gue minta Nurul menemani balik ke kosannya, takutnya kunci motor tsb lupa gue cabut. Takut, was-was, panik, apalagi setelah dipikir-pikir gue udah meninggalkan motor gue dalam jangka waktu yang cukup lama yaitu hampir sejam-an. Kalau beneran kunci motor itu masih tergantung di rumah kunci di motor dan ada orang jahat ngeliat, waktunya sangat cukup untuk menghilangkan jejak.

Gue dan Nurul buru-buru ke kosan. Awalnya mau naik taksi tapi karena dari Ciwalk ke Cipaganti harus memutar arah dulu di Pasteur, Nurul bilang naik angkot aja di Cipaganti tapi nanti minta supirnya untuk masuk ke jalan Bosscha. Gue sempat berpikir untuk naik ojek tapi alay banget kan kalau boncengan tiga orang, nanti dikira cabe-cabean. Akhirnya gue dan Nurul jalan kaki dengan langkah super cepat ke Cipaganti, naik angkot (yang awalnya supirnya iya-iya aja pas diminta masuk ke jalan Bosscha tapi ujung-ujungnya diturunin di depan pom bensin Cipaganti), lalu kembali jalan cepat ke kosannya.

Dari beberapa langkah sebelum kosan Nurul gue sudah bisa melihat ada kunci tergantung di rumah kunci di bawah jok motor. Sangat mudah untuk orang yang melihat kunci tsb untuk membawa motor gue pergi, tapi Alhamdulillah motor gue masih diam di tempatnya gak bergerak sedikitpun.

Bisa jadi, apa yang dikatakan temannya teman gue benar, gue masih punya tabungan sedekah waktu itu. Selalu ada hak orang lain di harta yang kita punya. Mungkin saat itu harta gue lagi bersih, lagi pas nggak ada hak orang lain di dalamnya, makanya motor gue masih ditakdirkan untuk tetap menjadi milik gue. Mungkin saat itu semesta sedang memperlihatkan salah satu keajaibannya ke gue. Mungkin. Wallahu'alam.



Tapi yang jelas... gue merasa Tuhan itu super baik. Meskipun gue orangnya teledor, Dia masih sayang sama gue, masih melindungi harta gue. Alhamdulillah.

mardi 14 avril 2015

Apa itu bit dan byte?

Untuk mengerti bit dan byte, cara termudahnya adalah dengan membandingkan dengan sesuatu yg udah kita kenal: digit. digit adalah sesuatu yang bisa mengandung nilai numerik dari 0 sampe 9. Biasanya, digit digabungkan untuk membentuk nilai yang lebih besar. Dalam kehidupan manusia sehari-hari, kita memakai dasar bilangan pangkat 10 dalam membentuk bilangan (hal yang mungkin disebabkan karena jari tangan yang kita punya normalnya berjumlah sepuluh). Komputer, dirancang untuk beroperasi dengan dasar bilangan pangkat dua, yang dikenal dengan binary number system.

Jadi, komputer menggunakan apa yg disebut binary number, dan menggunakan binary digit untuk digit-digit desimal. Kata ‘bit’ adalah kependekan dari “Binary digIT”. Jika digit desimal punya 10 nilai yg berkisar dari 0 sampai 9, bit hanya punya dua nilai: 0 dan 1.



Bit jarang ditemukan sendirian pada komputer, biasanya mereka berkumpul delapan-delapan, yang disebut byte.

Byte biasanya digunakan untuk mengkode-kan sebuah karakter di dokumen teks. Di ASCII character set, setiap binary value antara 0 sampai 127 mewakili sebuah karakter spesifik. 128 karakter lain di atasnya mewakili hal-hal khusus seperti aksen dari bahasa asing. Di notepad, misalnya, sebuah karakter (termasuk spasi) menghabiskan memori 1 byte.

Ketika kita berbicara tentang banyaknya byte, biasanya kita mengenal beberapa awalan seperti kilo, mega, giga, tera, dsb. Di bawah Ditunjukkan apa yang disebut binary multipliers:

—–

Kilo (K) : 2^10 = 1,024

Mega (M): 2^20 = 1,048,576

GIga (G): 2^30 = 1,073,741,824

Tera (T): 2^40 = 1,099,511,627,776

Peta (P) : 2^50 = 1,125,899,906,842,624

Exa (E): 2^60 = 1,152,921,504,606,846,976

Zetta (Z) : 2^70 = 1,180,591,620,717,411,303,424

Yotta (Y) : 2^80 = 1,208,925,819,614,629,174,706,176

—-

Kita bisa lihat, kilo menunjukkan angka sekitar seribu, mega sekitar sejuta, dan giga sekitar semilyar, dst. Ketika seseorang mengatakan “Flash disk ini memorinya sekitar 2GB” artinya, flash disk tersebut dapat menyimpan data sebanyak 2 gigabyte, atau sekitar 2juta byte, atau tepatnya 2,147,483,648 byte.


Source: computer.howstuffworks.com 

What if... someone never comes back?

Pernah berharap dan optimis seseorang akan kembali,
berpikir bahwa dia hanya sedang mencari jalan yang tepat untuk kembali.
Tapi kenyataannya tidak seperti itu,
seseorang itu pergi dan memang bermaksud untuk mencari tempat baru.

Kini seseorang yang lain pun memilih untuk pergi,
pantaskah aku berharap dia akan kembali lagi?

Ah mungkin jalan hidupku terlalu berliku sedangkan jalanmu terlalu 'lurus' sehingga pertemuan kita hanya bagaikan persinggungan garis pada kurva.