vendredi 9 mars 2012

Programmable Logic Controller

Makanan apaan tuh?
Ngaco.

Ini kerjaan saya akhir2 ini, yang membuat hari Selasa-Kamis-Jumat/Sabtu menjadi hari yang suram.
Gimana nggak coba?

PLC ini bisa dibilang adalah versi gedenya mikrokontroller. Sedangkan mikrokontroller itu, sesuatu yang pernah saya cicipi di Laboratorium Teknik Fisika II adalah sebuah hal yang amat sangat dan paling bikin saya super gak ngerti mulai dari saat pertama bertemu.

Ok. Mari kembali ke PLC.
Jadi, dengan penuh percaya diri saya mendaftar untuk mengikuti pelatihan yang diadakan oleh anak2 workshop HMFT. Pelatihan nantinya akan membekali kita untuk ikutan lomba PLC yg diadakan program studi pada bulan April nanti.
Berdua dengan Vernida, kami pun membentuk tim.

Lalu dimulailah pelatihan.
Pelatihan pertama, pengenalan PLC, oke.
Pelatihan kedua, mulai menyusun program dengan ladder, gak ngerti.
Pelatihan ketiga, makin ribet programnya, jangan tanya ngerti atau gak.
Pelatihan keempat, kelima, keenam, dst makin skip.



GRARRRRRRRRRRRRRR!!!!!!!!!!!!!

Saya jadi stress sendiri. Capek.
Hari Selasa, kuliah jam. 7-4 cuma istirahat sejam, lanjut PLC ampe jam 10an (paling cepet),
Hari Kamis, kuliah jm 7-9, istirahat bentar jm 9-11, lanjut kuliah jam 11-1, menyiapkan praktikum jm 1-3, kuliah jam 3, praktikum jm 4, selesai jam 5/6, lanjut PLC jm 7 juga sampai larut malam.
Hari Jumat/Sabtu yang semestinya digunakan utuk nge-charge otak setelah jadi superheated abis kuliah full Senin-Kamis, dipake buat mikir lagi.
*sigh*

Ditambah kuliah yang full 24sks, lalu asisten laboratorium, saya ngerasa hidup saya super capek.
*sigh* lagi.

Dan pelatihan PLC membuat capek, lahir-batin.
Kakaknya bisa dikatakan nyebelin.
Tapi anggap saja saya emg super-bego jadi kakaknya keliatan kayak marah2 mulu. Anggap saja begitu.
Kedua, lab Intelligent and Control Automation (ICA) di tempat saya berlatih itu dipegang sama seorang dosen yg menurut saya strict banget, gini gak boleh gitu gak boleh. Tapi sekali lagi, anggap saja saya emg orangnya negative thinker.

Tapi bagaimanapun juga, meskipun kalo boleh jujur saya pengen banget mengundurkan diri, ada sebagian diri saya yang ngerasa bahwa saya mestinya bisa menguasai semua ini.

Sama seperti waktu belajar panahan;
mulai dari masang tali busur aja gak bisa,
push up ngasal,
posisi kacau saat menarik busur, gak bisa fulldraw sampe kakak pelatihnya dulu geleng2 gak bisa ngomong apa2,
yah, pokoknya dari yang benar2 nol bahkan bernilai minus saat baru pertama dikenalkan dengan panahan,
sampai akhirnya saya dipercaya buat mewakili unit ke turnamen panahan nasional.

Keadaannya sama kayak sekarang, saya masih dalam tahap nol dan minus.
Tapi, saya rasa saya bisa bangkit dan menjadi yang terbaik.
Untuk itu, saya harus berusaha jauh lebih keras daripada orang lain.

And then, here I am.
pulang latihan, bermain sebentar di blog untuk mencurahkan pikiran,
lalu kembali menekuni logixpro.


Seperti kata seseorang;
"namanya juga belajar"

Saya HARUS bisa dan saya AKAN bisa.
Wish me luck!


dan terimakasih untuk seseorang yang makin hari makin perhatian sama saya, haha... #naon

samedi 11 juin 2011

The Ideal Muslimah: 5 Wisdoms

1.
 If you are right, then there is no need to get angry.
 And if you are wrong then you don’t have any right to get angry.

2.
 Patience with family is love
 Patience with others is respect. 
 Patience with self is confidence. 
 
 3.
 Never think hard about past, It brings tears.
 Don’t think more about future, It brings fears.
 Live this moment with a smile, It brings cheers…
 
 4.
 Every test in our life makes us bitter or better. 
 Every problem comes to make us or break us.
 Choice is ours, whether we become victim or victorious.
 
 5.
 Search a beautiful heart, not a beautiful face. 
 Beautiful things are not always good, but good things are always beautiful.

lundi 6 juin 2011

People don't look at your personality first. People judge you automatically by your looks and then try to get to know your personality. But the second they don't like your looks, they don't get to know you. That's how reality is.

That's true.
Most people are just looking at your appereance. If they don't find you attractive, they don't want to know you. At the other side, if you're attractive in their eyes, they really want to know you, they want to be your friend, and even more than that.
Some of the people are like them, and in my opinion, most of them are jerks.


I hate guys who just looking at girl's face or body. Same thing for the girls.
Attractive or ugly, fat or skinny, it's from God. And we can't judge someone's good or someone's bad just from what he/she look like.
Sometimes, it hurts someone when they be called ugly or fat.
And sometimes, it hurts someone too when someone else be called better than him/herself, even when it's true.

Respect everyone.
Because every human deserves to be respected.